LanggaFilm: Thriller
Tampilkan postingan dengan label Thriller. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Thriller. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 Juli 2019

REVIEW: Parasite (2019) Film Korea Pemenang Festival Film Cannes 2019


Artikel ini akan membahas mengenai film korea Parasite atau nama korea nya 'Gisaengchung'. Film yang memenangi penghargaan Palme d'Or di Festival Film Cannes ini sekaligus menjadi film korea pertama yang mendapat penghargaan ini.

Bong Joon-ho sukses membawa film ini untuk menarik perhatian dunia. Film ini mendapat ulasan yang positif di Rotten Tomatoes yakni sebesar 96% dan rating di IMDb 8,6/10. Dengan genre Drama Thriller dan durasi 132 menit ini, Parasite berhasil membuat saya kagum sepanjang film diputar.

Harap Waspada! Artikel ini mengandung sedikit spoiler, Semoga Anda tidak terganggu ya!
Sorotan utamanya sebuah keluarga yang bisa dibilang miskin, tetapi dengan segala cara mereka berjuang untuk melanjutkan hidup dengan mencari uang. Keluarga Ki-Taek yang hidup di rumah sempit, dengan memiliki 1 orang anak laki-laki yakni Ki-woo dan 1 orang anak perempuan yakni Ki-jung.



Ternyata aktor terkenal Park seo-joon menjadi Cameo di film ini, ia menjadi teman Ki-woo sekaligus mantan guru les keluarga Park. Nah, awal cerita dimulai ketika Cameo ini menawari Ki-woo untuk menjadi guru les untuk anak perempuannya keluarga Park yakni Da-hye.

Awal cerita yang menarik, masih bisa ditebak. Diselingi komedi yang membuat kita tertawa kecil, cinematografi yang bagus juga disuguhkan disini. Dengan segala kecerdikan Ki-woo ini untuk bisa menjadi guru les di keluarga Park, dan hasilnya ia berhasil dan mendapat bayaran yang lumayan.

Faktor uang bagi keluarga mereka yang sangat penting, sehingga sampai ketika keluarga mereka bekerja di rumah keluarga Park. Tetapi, keluarga Park tidak tahu. Akting yang luar biasa maksimal, dan karakter yang sangat kuat dari setiap pemainnya membawa kita hanyut dalam film ini.



Klimaks muncul, ketika sebuah genre thriller ini menjadi-jadi di akhir film. Cukup menegangkan, dengan konflik yang membuat kita tidak habis pikir. Kok bisa begini ya? ternyata sulit ditebak begitu diakhir ya.

Plot yang menarik, cerita yang anti-mainstream, sungguh membuat film ini sangat istimewa. Setiap menitnya begitu bermakna, bermacam unsur, sampai sandi morse pun ada di film ini. Ending yang kacau dan mendebarkan ini membuat kita deg-degan sekaligus penasaran.

Overall bagus banget!!! bagi saya ini film terbaik di 2019, jadi pastinya wajib ditonton! Bagi yang tidak terlalu suka thriller, mungkin harus sedikit waspada di akhir film. Tetapi yang suka thriller harus bersabar, karena itu akan muncul saat klimaks.



Film ini mungkin tidak cocok untuk anak-anak, seperti yang dijelaskan diatas. Jadi, selagi masih ada di bisokop lebih baik segera ditonton, masterpiece dari Bong joon-ho ini pasti akan memuaskan ekspetasi Anda untuk film ini.

Rating Saya : 10/10

Sabtu, 25 Mei 2019

REVIEW: Memories of the Alhambra, SAO versi Drakor?

REVIEW: Memories of the Alhambra

Artikel kali ini akan mereview sedikit mengenai series drama korea anti mainstream yakni Memories of the Alhambra. Drama yang dirilis pada 1 Desember 2018 dan episode terakhir rilis pada 20 Januari 2019. Dengan jumlah 16 episode dan disutradarai oleh Ahn Gil-Ho.

Pemeran utama yakni Yoo Jin-Woo seorang CEO Perusahaan investasi, Jaywon Holdings. Karakter ini diperankan oleh Hyun Bin dan lawan mainnya yakni Jeong Hee Joo seorang pemilih Hostel Bonita di Granada. Karakter ini diperankan oleh Park Shin-hye.

Mengangkat cerita yang berbeda dari drama korea biasanya, dengan fantasi dan sci-fi nya yang memukau. Dunia virtual yang digambarkan sangat realistis, membuat kita ingin masuk kedalamnya mungkin? tetapi tidak setelah mengetahui ceritanya.


REVIEW: Memories of the Alhambra

Akting dari para pemain yang tidak perlu diragukan lagi, dan lokasi syuting yang berada di Granada ini menarik perhatian kita akan keindahan kota di Spanyol itu. Bisa saya katakan ini film yang luar biasa, dengan karakter utama yang sangat khas dari Hyun Bin kita dibuat emosional saat menontonnya.
Harap Waspada! Artikel ini mengandung sedikit spoiler, semoga Anda tidak terganggu ya!

Sword Art Online versi Drama Korea?

Yoo Jin Woo seorang CEO Perusahaan Investasi yang sedang berada di Barcelona Spanyol karena urusan bisnisnya. Tetapi, tiba-tiba ia ditelpon oleh seorang yang tidak dikenal dengan maksud menjual karya gamenya berupa virtual reality dengan nama Memories of the Alhambra.

Yoo Jin Woo mulai tertarik, walaupun tiba-tiba telepon itu terputus. Ia langsung mengikuti instruksi yang diberikan penelpon, dan pergi ke Hostel Bonita yang berada di Granada. Disinilah awal pertemuan Yoo Jin Woo dengan Jeong Hee Joo.

REVIEW: Memories of the Alhambra

Chemistry mereka berdua yang kuat bisa kita lihat di film ini. Konflik mulai muncul ketika rekannya dahulu Cha Hyung Seok, yang sama-sama ambisius untuk mendapatkan game virtual reality itu. 

Konflik mereka berdua disepanjang film ini terus menonjol, walau akhirnya ketika mereka berdua melakukan PvP di dalam game. Cha Hyung Seok tewas terbunuh, disini Yoo Jin Woo sadar bahwa ada kesalahan dalam game ini. 

Alur yang menegangkan sepanjang film membuat kita ketagihan untuk menantikan episode-episode selanjutnya. Tidak terasa bosan sama sekali menonton film seperti ini, sangat menarik dan epic! Tidak banyak saya spoiler ya, nanti ketebak dah ceritanya.

Ending yang menggantung membuat rating film ini sedikit turun. Ya bagaimana tidak, kita dibuat penasaran di akhir-akhir episode. Terpaksa kita harus mengakhirinya dengan imajinasi kita atau kita tunggu season selanjutnya rilis? ah menyebalkan memang. Tetapi, series seperti ini memang patut kita tunggu.

REVIEW: Memories of the Alhambra

Kesimpulan

FIlm yang cocok ditonton umur 17 tahun keatas karena banyak adegan bunuh-bunuhan di film ini, karena termasuk genre Thriller. Bagi Anda yang sudah pernah menonton Anime Sword Art Online, sangat diwajibkan nonton ini karena bisa dibilang ini versi drama koreanya.

Alur yang menarik dan menegangkan, konflik yang kuat membuat kita emosional, music yang membuat saya terngiang-ngian sepanjang hari. Karena memang khas banget music di drama ini. Pokoknya keren dah Memories of the Alhambra! wajib ditonton oke!

Rating Saya : 9/10

Senin, 20 Mei 2019

REVIEW: Room (2015) ada Brie Larson Loh!

REVIEW: Room (2015)

Artikel kali ini akan mereview sedikit mengenai film Room. Room adalah film drama independen tahun 2015 yang disutradarai oleh Lenny Abrahamson dan diproduseri oleh Ed Guiney dan David Gross. Naskah film ini ditulis oleh Emma Donoghue berdasarkan novel Room karya Emma Donoghue. Film ini dibintangi Brie Larson, Jacob Tremblay, Joan Allen, Sean Bridgers dan William H. Macy.

Film Room ditayangkan secara perdana di Festival Film Telluride pada tanggal 4 September 2015 dan dirilis di Amerika Serikat pada tanggal 16 Oktober 2015 secara terbatas dan 22 Januari 2016 secara luas. Film ini mendapatkan review positif dari para kritikus.

Film dengan durasi 113 menit dan bergenre Drama ini akan membawa kamu merasakan emosional yang ada pada film ini. Dengan karakter utama Brie Larson sebagai Joy Newsome, dan anaknya Jacob Tremblay sebagai Jack.

Kita akan dibuat kagum dengan akting Brie sebagai seorang Ibu. Berbeda dari biasanya, disini kita melihat sosok lain dari Brie. Tidak lupa pula, Jacob yang masih kecil dengan aktingnya yang luar biasa. Film ini mendapat presentase yang tinggi di Rotten Tomatoes yakni 93%.
Harap Waspada! Artikel ini mengandung sedikit spoiler, semoga Anda tidak terganggu ya!

Emosional yang mendalam dan rasa simpati yang tinggi!

REVIEW: Room (2015)

Berawal dengan tinggal di gudang yang kecil, tetapi mereka sebut itu kamar. Karena disana mereka melakukan semua aktivitasnya selama 5 tahun. Yap! Joy dan Jack terkurung disana selama 5 tahun lamanya.

Jack yang baru berusia 5 tahun belum pernah melihat dunia luar. Ini terjadi karena Joy Newsome menikah dengan Nick Tua sebutannya, yakni ayah dari Jack. Ia sesekali datang ke gudang itu untuk memberi makanan pada jam yang ditentukan. Pintu yang dikunci sandi, membuat Joy dan Jack terkurung disana.

Sampai ketika mereka memikirkan cara untuk keluar dari sana. Dan akhirnya setelah 5 tahun Jack bisa melihat dunia luar, tetapi ia masih rawan dengan dunia luar. Rasa simpati yang tinggi dari orang-orang sekitar saat mengetahui kisah mereka.

Akhirnya mereka tinggal di rumah ibu Joy Newsome. Walau kondisi Joy Newsome yang kurang baik karena depresi melihat Jack. Namun, Jack tetap berusaha kuat dan menjalani kehidupannya seperti anak-anak normal.

Kita akan dibuat kagum dengan akting keduanya yang luar biasa. Membawa emosional yang mendalam dan rasa simpati kita tercurah pada film ini. Cerita yang anti mainstream untuk sebuah drama. Seru dan tegang saat menontonnya, apalagi apakah mereka berhasil keluar dari gudang itu? itu yang ada di pikiran saya saat menontonnya.

REVIEW: Room (2015)

Kesimpulan

FIlm yang cocok ditonton semua kalangan, mungkin cukup membosankan untuk penonton awam. Tetapi saya tertarik menonton film ini karena ada Brie Larson, tidak dapat dipungkiri lagi sih akting dan parasnya. Drama yang emosional ini wajib Anda tonton saat ada waktu senggang. Saya sangat merekomendasikan bagi Anda yang sudah kehabisan stok film dan bingung ingin nonton apa. Jadi, cuss langsung tonton aja ya!

Rating saya : 8,5/10
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done